Minyak Balur Kauniyah Oil, Bukan Minyak Balur Biasa.

Marhaban Ya Ramadhan.

Alhamdulillah bisa kembali bersua dengan bulan yang suci ini. Sudah separuh perjalanan Ramadhan berlalu rasanya sungguh sekejab mata. Kesibukan duniawi seperti bekerja dan mengurus rumah serta berkejaran dengan target ibadah rasanya jadi agenda utama saat ini. Stamina? Jangan ditanya, walau lelah kadang mendera, tapi rasanya langsung sirna ketika udah ketemu minyak balur tercinta. Apalagi kalau bukan Minyak Balur Kauniyah Oil. Hayoo ngacung siapa yang suka pake ini juga?! Atau justru belum tau sama sekali?

Jujur saya ini orangnya suka skeptis dengan perminyakan. Pertama, karena saya tidak suka aroma minyak-minyak gitu seperti minyak kayu putih contohnya. Kedua, saya juga gag suka sesuatu yang lengket-lengket di kulit rasanya aneh. Ketiga, saya kadang ragu apa iya syh cuma dioles minyak bisa berpengaruh positif ke badan.

Ladalaaaaah…malah kemakan omongan sendiri sejak pakai Kauniyah Oil. Sekarang saya ngerti kenapa orang yang cinta banget per-oil-an rela bayar mahal untuk produk seperti Y*ung L*ving. Sengaruh itu ya ternyata untuk jiwa raga. Untungnya saya gag perlu bayar mahal untuk mendapatkan khasiat seperti produk luar yang agak membuat kantong saya menjerit itu. Udah nemu produk lokal yang cocok di kantong, multifungsi dengan kualitas yang bisa diadu. Ya apalagi kalau bukan Kauniyah Oil. Aduh jadi nyadar udah makin jompo, ketemu minyak balur yang bisa cocok aja rasanya kayak nemu belahan jiwa. Asli cocok-cocokan kalau soal beginian.

Apalagi di masa Ramadhan seperti ini sungguh jadi life saver untuk saya yang sibuk bekerja juga mengurus anak. Paling enak banget kalo lagi capek dan pegel tuh dipijat-pijat pakai minyak balur Kauniyah Oil. Selain bikin badan enakeun, aromanya itu lho cocok banget di saya yang dasarnya gag suka perminyakan. Aromanya segar, sedap, essential oilnya wangi tapi gag over jatuhnya, terasa hangat tipis-tipis (cocok untuk orang yang gag suka efek panas berlebih seperti saya), dan teksturnya gag lengket di kulit. Plusnya lagi buat saya karena ini bisa dipakai seluruh anggota keluarga, alhasil anak saya Chiara yang umur 3 tahun juga bisa pakai. Chiara aja sampai komen “Hmm..adek wangi ya buuukk” tiap kali saya pakaikan saat habis mandi. Tugas negara bisa jalan dan #RamadhanTenangBersamaKauniyah karena badan bugar.

Sekarang ya dikit-dikit larinya ke Kauniyah Oil. Badan pegel habis kerja, oles Kauniyah Oil. Bad mood, oles Kauniyah Oil. Ngantuk kurang tidur gag semangat, oles Kauniyah Oil. OMG…apakah ini pertanda saya udah jompo? Gag lah ya, karena ya memang saya rasakan manfaatnya dari si minyak balur kaya manfaat ini.

Selain itu saya juga biasa pakai Kuaniyah Oil saat ada anggota keluarga yang jatuh atau kejedot. Kalau ini terutama Chiara syh ya yang lagi aktif-aktifnya senang sepedaan. Apalagi kalau udah ngebut, bbeuuuhh…udah deh kalo jatuh  langsung saya kasih Kauniyah Oil juga, selain meminimalisir efek benturan juga ada efek menenangkannya. Calming effectnya ampuh banget, bikin saya serasa tidak sadar menjadikannya salah satu andalan P3K di rumah. Untuk senjata saat gatal-gatal karena digigit nyamuk/serangga juga bisa. Mau dibawa kemana-mana juga praktis dan aman karena kemasannya tipe pump gitu lho jadi anti tumpah dan bocor. Makin ada alasan deh untuk saya sedia selalu di rumah.

Satu lagi yang bikin saya respect sama produk ini karena dari ownernya sendiri memang berdedikasi untuk membuat produk yang aman (tentunya sudah BPOM), halal, berkualitas, dan memberi manfaat. Mungkin kalau kamu follower Instagramnya Ummu Balqis pasti bisa menilai sendiri bagaimana komitmennya dalam menciptakan produk. Landasan kepercayaan ini juga yang membuat saya mantap dan yakin untuk memakai produknya, terutama ya karena memang dasarnya produknya juga bagus.

Nah untuk kamu yang belum pernah pakai Kauniyah Oil mungkin bertanya-tanya ya emang kayak gimana syh Kauniyah Oil? Sebagus itukah produknya? Sini saya bisikin….eheeem!

Usut punya usut aroma khas semerbak wangi dan kegunaannya yang multifungsi itu karena ada 13 jenis essential oil therapeutic grade lho! Bukan hanya 1 atau 3 ya, tapi 13 macam yaitu:

  1. Minyak Bidara
  2. Minyak Habbatusauda
  3. Minyak Daun Sirih
  4. Minyak zaitun
  5. Minyak Cengkeh
  6. Minyak Adas
  7. Minyak Pala
  8. Minyak Bunga Lawang
  9. Minyak Kunyit
  10. Minyak Sereh
  11. Minyak Kayu Putih
  12. Minyak Kelapa
  13. Minyak Jahe

Pantesan ya aroma rempahnya khas, memakai bahan rempah asli Indonesia yang diproses dengan teknologi modern untuk memaksimalkan manfaatnya maka terciptalah karya anak bangsa dengan manfaat serba guna. Baru kali ini lho nemu minyak balur yang ada kandungan minyak bidaranya. Saya tahunya kalo bahas soal horor-horor gitu pohon bidara kan dipakai untuk pengobatan non medis ya, eh ini bisa dipakai jadi campuran minyak juga. Cocok nyh biar setan-setan dan kemalasan beribadah dihempaskan di bulan Ramadhan ini. Jiwa raga auto segar dan semangat karena #RamadhanTenangBersamaKauniyah … hehehe

Jangan bingung belinya di mana kalau kamu pengen nyobain juga si minyak balur kaya manfaat ini, kamu bisa cek website resminya di https://www.kauniyahoil.com/ atau mampir ke Instagram @kauniyahoil.id 

Selamat mencobaaaa! *ala SIsca Kohl

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s