Benih

Aku menatap langit.

Gugusan Bima Sakti terbentang memancarkan keagungan jalan yang ku tempuh.

Keagungan ini membuatku cemas.

Keagungan itu menciptakan ketakutan, aku mungkin akan gagal.

Bahwa aku terlalu kecil untuk tugas agung ini.

Meskipun hari ini aku kembali menjadi benih dan lahir kembali.

Aku belajar walaupun perut bumi membuaiku dengan tidur yang nyaman,

Ternyata kehidupan ‘di atas sana’ jauh lebih indah.

Dan aku selalu bisa lahir kembali, sesering yang kumau.

Hingga kedua lenganku cukup panjang untuk memeluk keseluruhan bumi tempatku berasal.

 

Advertisements